Tuesday, September 21, 2010

Free Download Game Dragon Age Origins


Untuk lanjutan artikel mengenai Dragon Age Origins yang telah di posting sebelumnya (dari Detikinet) maka kali ini sudah ada link downloadnya dari blog teman sih,....
Kalau teman-teman ingin mencoba game Dragon Age Origin, dapat di download pada link di bawah.
Juga ada beberapa contoh screenshoot dari mbah Google juga,...



Akhir kata selamat menikmati dan selamat Nge-Game kawan,....

Download Link
http://www.fileserve.com/file/FHfXv5a/Dragon.Age.DLC.Witch.Hunt.part1.rar

http://www.fileserve.com/file/WNpN9My/Dragon.Age.DLC.Witch.Hunt.part2.rar
http://www.fileserve.com/file/z83ufZC/Dragon.Age.DLC.Witch.Hunt.part3.rar
http://www.fileserve.com/file/kyUfj9P/Dragon.Age.DLC.Witch.Hunt.part4.rar
http://www.fileserve.com/file/AWX55A6/Dragon.Age.DLC.Witch.Hunt.part5.rar
http://www.fileserve.com/file/RyqgZqA/Dragon.Age.DLC.Witch.Hunt.part6.rar
http://www.fileserve.com/file/JCTcry5/Dragon.Age.DLC.Witch.Hunt.part7.rar
http://www.fileserve.com/file/CCAmjSp/Dragon.Age.DLC.Witch.Hunt.part8.rar

Atau jika anda ingin mendownload via Utorrent, link nya

http://isohunt.com/download/139791849/dragon+age.torrent
(Total file 7.69 GB)

Selamat mendownload ...
:D

Monday, September 20, 2010

Dragon Age: Origins, Bukan Sekadar RPG Fantasy



Jakarta - Dragon Age: Origins (DAO) bisa disebut sebagai salah satu jenis game yang bukan cuma menawarkan hiburan kelas RPG ecek-ecek. Bukan cuma cerita berbobot yang diramu oleh BioWare dalam indahnya dunia fantasy Ferelden, namun game ini menawarkan memori indah yang teruntai lewat pendalaman interpersonal karakternya. Hal ini sangat menentukan arah cerita ke depannya dan membuat DAO menjadi lebih dari sekadar Role Playing Games (RPG) Fantasy kebanyakan.

Seperti yang ditawarkan dalam RPG lainnya, pemain memulai karir dengan membangun sebuah karakter yang nantinya bakal berpengaruh pada gameplay. Saat membangun karakter ada tiga pilihan ras: Human (manusia), Elf (peri) dan Dwarf (kurcaci), kemudian memilih job tiap class sesudahnya.

Sesuai ras yang dipilih, selanjutnya game akan masuk ke dalam alur cerita sesuai latar belakang karakter yang dipilih. Nantinya, semua arah cerita menjadi satu dengan mengikuti seorang bernama Duncan untuk menjadi seorang Grey Warden, sebuah kelompok yang mendedikasikan hidupnya untuk bertarung dengan Blight, yakni sekelompok siluman jahat yang memporak-porandakan kedamaian dunia Ferelden.

Inti dari game ini adalah bertempur dengan Blight, dengan cara merekrut anggota di tiap-tiap jalan cerita menjadi satu kelompok Grey Warden yang menyelesaikan masalah dari suatu daerah ke daerah lain. Di tiap-tiap skenario cerita, pemain bisa mencari quest-quest kecil yang berjumlah banyak. Game ini bahkan terasa hambar apabila hanya mengikuti major quest saja.

Yang perlu dicatat adalah semua dialog yang dilakukan akan berpengaruh pada jalannya cerita ke depan. Selain itu hal ini juga berpengaruh pada anggota tim yang lain. Kadang dalam sebuah misi, ada sebuah quest yang muncul dari pembicaraan. Quest ini secara otomatis akan membuka jalan cerita kecil, yang berujung pada skenario besar. Jika memilih untuk bersikap sopan, maka Non Player Character (NPC) juga akan sopan, sebaliknya jika bersikap kasar dalam pembicaraan dapat menghilangkan kesempatan membuka sebuah quest baru.


Gameplay, Grafis dan Suara

Bagi pemain yang telah terbiasa memainkan game-game macam Diablo, Baldur Gate, Mass Effect, Dugeon Siege atau Never Winter Nights pasti tak menemui kesulitan dalam menjalankan karakter. Sistem permainan yang ditawarkan di sini benar-benar fleksibel dan mudah untuk diatur. Pemain hanya perlu mengatur apa yang perlu dilakukan oleh karakter lain (AI) lalu langsung fokus pada pekerjaan lain agar tidak terbengkalai. Dengan kontrol WASD di keyboard, pemain bisa menggerakan karakter secara 3rd person. Jika bosan view bisa diganti dengan cara men-scroll mouse ke mode yang lebih kecil. Dengan ini game dijalankan secara click & hit.

Berbicara masalah grafis, game ini tergolong standar. Dengan pantulan cahaya yang berkilau pada pedang atau armor, serta darah yang terasa standar, grafis game ini memang tak bisa dikatakan mewah untuk ukuran saat ini. Salah satu yang menjadi kelebihan game ini adalah pengisian suara yang luar biasa banyak di tiap-tiap NPC . Setiap orang baru akan berbicara dengan nada suara berbeda. Sangat variatif.


Dialog Harus Benar-Benar Diperhatikan

Yang menjadi inti dari permainan ini adalah pembicaraan. Bagi yang belum terbiasa bermain game RPG ini, pastilah berpikiran 'Ini game kok isinya ngobrol terus yah?'. Hal ini memang benar adanya. Dan justru inilah kekuatan Dragon Age:Origins, dibanding genre sejenis lainnya.

Saat kita hanya mengejar item dan battle, game ini akan terasa sangat hambar. Namun saat dialognya diikuti dengan seksama, sebuah cerita yang menarik akan tersaji. Tentunya hal ini tidak mudah, karena dialog pembicaraan yang dibangun tidak menggunakan teks. Teks hanya ada saat kita akan menentukan sebuah keputusan. Alhasil saat memainkan game ini, pemain harus benar-benar berkonsentrasi penuh, agar tidak kehilangan alur cerita.


Bumbu Seks Dalam Cerita.

Seks menjadi salah satu bumbu yang menarik perhatian dalam sebuah game. Begitu juga dengan DAO. Saat memilih karakter sebagai seorang pria, karakter itu bisa diarahkan untuk bersetubuh dengan karakter wanita lain. Begitu juga sebaliknya. Terlepas dari semua itu nampaknya DAO benar-benar mengusung kesetaraan gender. Karena lucunya, ada juga pilihan 'bermain' dengan sesama jenis.

Tapi, perlu diperhatikan, agar bisa 'bermain' dengan teman satu grup hubungan interpersonal yang kuat harus benar-benar dijaga. Sampai di level tertentu nantinya saat sang 'gebetan' benar-benar open minded, barulah adegan 'permainan panas' tersebut bisa dijalankan. Asyik bukan? Perlu dicatat bahwa game ini memang ditujukan bagi dewasa. Jangan berikan game ini untuk anak di bawah usia 18 tahun!


Kesimpulan:

Pada dasarnya Dragon Age: Origins seolah didesain sebagai game Fantasy RPG yang ditujukan kepada gamer kelas berat dan juga para gamer yang terbiasa memainkan genre tersebut.

Pesan moral game ini bukan hanya kebaikan pasti menang melawan kejahatan, seperti game sejenis lainnya. Di sini, pemain akan diberikan pilihan-pilihan bermoral melalui dialog yang dibangun baik NPC maupun karakter lain. Hal ini akan membuka tempat-tempat/dungeon alternatif yang tersembunyi dalam game yang pada akhirnya akan mempengaruhi jalan cerita.


Kelebihan:
- Pengembangan alur cerita yang luar biasa
- Dialog yang variatif
- Adegan 'panas' yang membuat petualangan menjadi seru

Kekurangan:
- Tidak adanya teks dialog
- Skill tree kurang menarik

sumber:http://www.detikinet.com/read/2009/11/26/154042/1249507/655/dragon-age-origins-bukan-sekadar-rpg-fantasy


Untuk Download Gamenya KLIK DISINI

Saturday, September 18, 2010

Dampak Bermain Game Computer, Baik Untuk Otak



• Kecepatan pengambilan keputusan dengan tepat meningkat 25 persen

Dampak bermain game computer memiliki sisi baik untuk koordinasi antara mata dan otak manusia. Tetapi bukan berarti seseorang harus terobsesi atau kecanduan dengan game.

Hal ini dibuktikan penelitian dari universitas Rochester.
Bermain game aksi atau tembak tembakan atau perang dapat meningkatkan seseorang mengambil keputusan dengan cepat.
Hal ini diuji dari 2 kelompok remaja yang berusia 18-25 tahun.
Satu group diberikan kesempatan untuk memainkan game selama 50 jam game Call of Duty 2 dan Unreal Tournament. Sementara satu group lainnya melakukan permainan Sim 2.

Setelah permainan mereka diminta melakukan test untuk pengambilan keputusan yang cepat.
Ternyata 25% dari remaja yang bermain game tembak tembakan lebih cepat 25% mengambil keputusan. Bukan saja cepat tetapi akurat menjawab.
Bermain game tembak tembakan sejenis Call of Duty membuat lebih cepat mengambil keputusan dalam waktu. Mengapa demikian. Keputusan tidak bisa dilihat berdasarkan nilai hitam dan putih. Otak mampu menghitung probabilitas atau kemungkinan. Otak gamer dilaitih untuk mengumpulkan bagian informasi lehih efisien dalam bentuk visual dan kemungkinan yang ada. Contoh saja ketika seseorang sedang mengemudi, maka anda akan selalu melihat disisi jalan yang benar seperti jalur kiri. Dan memperhatikan kendaraan lawan anda, serta menghitung kemungkinan perlunya melakukan pengereman atau tidak untuk menghindari tabrakan.

Tetapi harus diingat bahwa bermain game berlebihan tetap tidak baik. Setidaknya membuat seseorang menjadi gemuk karena terlalu lama nongkrong didepan computer.

sumber : obengware.com

Friday, September 17, 2010

Jaringan LAN, MAN, dan WAN

JARINGAN LAN

Jaringan LAN

LAN (Local Area Network) adalah suatu kumpulan komputer, dimana terdapat beberapa unit komputer (client) dan 1 unit komputer untuk bank data (server). Antara masing-masing client maupun antara client dan server dapat saling bertukar file maupun saling menggunakan printer yang terhubung pada unit-unit komputer yang terhubung pada jaringan LAN.

Berdasarkan kabel yang digunakan ,ada dua cara membuat jaringan LAN, yaitu dengan kabel BNC dan kabel UTP.

Keuntungan Jaringan LAN.

• Pertukaran file dapat dilakukan dengan mudah (File Sharing).
• Pemakaian printer dapat dilakukan oleh semua client (Printer Sharing).
• File-file data dapat disimpan pada server, sehingga data dapat diakses dari semua client menurut otorisasi sekuritas dari semua karyawan, yang dapat dibuat berdasarkan struktur organisasi perusahaan sehingga keamanan data terjamin.
• File data yang keluar/masuk dari/ke server dapat di kontrol.
• Proses backup data menjadi lebih mudah dan cepat.
• Resiko kehilangan data oleh virus komputer menjadi sangat kecil sekali.
• Komunikasi antar karyawan dapat dilakukan dengan menggunakan E-Mail & Chat.
• Bila salah satu client/server terhubung dengan modem, maka semua atau sebagian komputer pada jaringan LAN dapat mengakses ke jaringan Internet atau mengirimkan fax melalui 1 modem.


JARINGAN MAN


Jaringan MAN


MAN (Metropolitan Area Network) ialah suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya


JARINGAN WAN


Jaringan WAN

WAN (Wide Area Network) adalah kumpulan dari LAN dan/atau Workgroup yang dihubungkan dengan menggunakan alat komunikasi modem dan jaringan Internet, dari/ke kantor pusat dan kantor cabang, maupun antar kantor cabang. Dengan sistem jaringan ini, pertukaran data antar kantor dapat dilakukan dengan cepat serta dengan biaya yang relatif murah. Sistem jaringan ini dapat menggunakan jaringan Internet yang sudah ada, untuk menghubungkan antara kantor pusat dan kantor cabang atau dengan PC Stand Alone/Notebook yang berada di lain kota ataupun negara.

Keuntungan Jaringan WAN.
• Server kantor pusat dapat berfungsi sebagai bank data dari kantor cabang.
• Komunikasi antar kantor dapat menggunakan E-Mail & Chat.
• Dokumen/File yang biasanya dikirimkan melalui fax ataupun paket pos, dapat dikirim melalui E-mail dan Transfer file dari/ke kantor pusat dan kantor cabang dengan biaya yang relatif murah dan dalam jangka waktu yang sangat cepat.
• Pooling Data dan Updating Data antar kantor dapat dilakukan setiap hari pada waktu yang ditentukan.


Hubungan antara Jaringan LAN, MAN, dan WAN seperti gambar di atas


PERBEDAAN LAN, MAN & WAN

LAN: Local Area Network
MAN: Metropolitan Area Network
WAN: Wide Area Network

Yang Membedakannya:
1. Jangkauannya
2. Kecepatan transfer data

example: LAN memiliki batasan area 2 KM tetapi mempunyai kecepatan transfer sampa 2 MBPS, sedangkan WAN memiliki jangakauan sampai beribu” KM tetapi mempunya kecepatan transfer sampai 64kbps

Tuesday, September 14, 2010

Perangkat Keras Jaringan (Networking Hardware)

Untuk membangun sebuah jaringan atau networking pasti dibutuhkan peralatan yang dapat menunjangnya. Pada kesempatan kali ini, saya ingin belajar dan berbagi bersama mengenai berbagai perangkat keras atau network hardware yang diperlukan untuk membangun sebuah jaringan komputer.

Dengan mengetahui peralatan apa sajakah yang dibutuhkan dalam membuat sebuah jaringan atau networking, tentu akan mempermudah kita untuk memperkirakan dan juga memperhitungkan berapakah budget yang diperlkan untuk membangun sebuah jaringan atau networking sesuai yang kita inginkan. Hal ini sangat berpenagruh terutama pada administrator jaringan. Ok, langsung saja hardware apa sajakah yang terdapat dalam sebuah jaringan??

1. Kartu Jaringan (Network Interface Card)


Kartu jaringan (Inggris: network interface card disingkat NIC atau juga network card) adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Jenis NIC yang beredar, terbagi menjadi dua jenis, yakni NIC yang bersifat fisik, dan NIC yang bersifat logis. Contoh NIC yang bersifat fisik adalah NIC Ethernet, Token Ring, dan lainnya; sementara NIC yang bersifat logis adalah loopback adapter dan Dial-up Adapter. Disebut juga sebagai Network Adapter. Setiap jenis NIC diberi nomor alamat yang disebut sebagai MAC address, yang dapat bersifat statis atau dapat diubah oleh pengguna.

Komputer jenis terbaru tidak dilengkapi dengan slot ISA bahkan Network Interface umumnya merupakan Onboard system artinya sudah tersedia pada mainboard sehingga tidak perlu lagi dipasang Lan Card. Sesuai dengan besarnya tingkat kebutuhan akan jaringan komputer, sudah banyak mainboard komputer jenis terbaru dilengkapi kartu jaringan secara on board. Secara Kualitas cukup bagus namun penulis berpendapat lebih baik menggunakan kartu jaringan yang terpisah. Salah satu keuntungannya adalah dapat memilih merk tertentu dan mudah diganti apabila terjadi kerusakan.

2. Hub

Hub adalah sebuah perangkat jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan peralatan-peralatan dengan ethernet 10BaseT atau serat optik sehingga menjadikannya dalam satu segmen jaringan. Hub bekerja pada lapisan fisik (layer 1) pada model OSI.

Jika jumlah port yang tersedia tidak cukup untuk menghubungkan semua komputer yang akan dihubungkan ke dalam satu jaringan dapat digunakan beberapa hub yang dihubungkan secara up-link. Port yang tersedia biasanya sampai 8, 16, 24 atau lebih banyak sesuai kebutuhan Anda. Untuk kecepatan, Anda dapat menggunakan HUB 10 atau Switch 10/100. Sebaiknya menggunakan 10/100 karena dapat digunakan untuk jaringan berkecepatan maksimal 10 atau 100. Hub ada yang mendukung penggunaan kabel coax yang menukung topologi BUS dan UTP yang mendukung topologi STAR. Namun type terbaru cenderung hanya menyediakan dukungan untuk penggunaan kabel UTP.

3. Switch

Switch jaringan (atau switch untuk singkatnya) adalah sebuah alat jaringan yang melakukan bridging transparan (penghubung segementasi banyak jaringan dengan forwarding berdasarkan alamat MAC).Switch jaringan dapat digunakan sebagai penghubung komputer atau router pada satu area yang terbatas, switch juga bekerja pada lapisan data link, cara kerja switch hampir sama seperti bridge, tetapi switch memiliki sejumlah port sehingga sering dinamakan multi-port bridge.

Switch merupakan pengembangan dari konsep Bridge. Ada dua arsitektur dasar yang digunakan pada switch, yaitu cut-through dan store and forward. Switch cut-through mempunyai kelebihan di sisi kecepatan karena ketika sebuah paket datang, switch hanya memperhatikan alamat tujuan sebelum diteruskan ke segmen tujuannya, sedangkan switch store and forward merupakan kebalikannya. Switch ini menerima dan memeriksa seluruh isi paket sebelum meneruskannya ke tujuan dan untuk memeriksa satu paket memerlukan waktu, tetapi proses ini memungkinkan switch mengetahui adanya kerusakan pada paket data dan mencegahnya agar tidak mengganggu jaringan.

Dengan Swith terdapat beberapa kelebihan karena semua segmen jaringan memiliki bandwidth 10 Mbps penuh. Tidak terbagi seperti share network pada penggunaan Hub.

4. Router
Cisco Router
Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.

Router tidak mempunyai kemampuan untuk mempelajari, namun dapat menentukan path (alur) data antara dua jaringan yang paling eficien. Router beroperasi pada lapisan Network (lapisan ketiga OSI.). Router tidak mempedulikan topologi dan tingkat access yang digunakan oleh jaringan. Karena ia beroperasi pada lapisan jaringan. Ia tidak dihalangi oleh media atau protokol komunikasi. Bridge mengetahui tujuan akhir paket data, Router hanya mengetahui dimana router berikutnya ditempatkan. Ia dapat digunakan untuk menghubungkan jaringan yang menggunakan protokol tingkat tinggi yang sama. Jika paket data tiba pada router, ia menentukan rute yang terbaik bagi paket dengan mengadakan pengecekan pada tabel router. Ia hanya melihat hanya melihat paket yang dikirimkan kepadanya oleh router sebelumnya.

5. Bridge
Wireless Bridge
Bridge digunakan untuk menghubungan antar jaringan yang mempunyai protokol yang sama. Hasil akhirnya adalah jaringan logis tunggal. Bridge juga dapat digunakan jaringan yang mempunyai media fisik yang berbeda. Contoh jaringan yang menggunakan fiber obtik dengan jaringan yang menggunakan coacial.

Bridge mempelajari alamat tujuan lalulintas yang melewatinya dan mengarahkan ke tujuan. Juga digunakan untuk menyekat jaringan. Jika jaringan diperlambat dengan adanya lalulintas yang penuh maka jaringan dapat dibagi menjadi dua kesatuan yang lebih kecil.

6. Repeater

Home Repeater
Repeter ini bekerja pada Physical Layer dalam model OSI. Fungsi Repeater ini sederhananya adalah meneruskan paket data yang dikirim dari PC tanpa memiliki kecerdasan seperti Router yang memiliki filtering destination baik IP, MAC Address dan lain-lain sehingga hanya memiliki kemampuan meneruskan saja ke alamat yang akan dituju.

Data yang dikirim oleh sebuah computer akan disampaikan ke tujuan dengan menyebarkan berita (broadcast) ke seluruh computer yang terhubung dalam satu terminal (Repeater), akibatnya seluruh computer yang terhubung akan menerima paket data dan jika dalam waktu yang bersamaan ada computer lain yang mengirim paket data maka yang terjadi adalah crush atau tumbukan data, dan ini akan mempengaruhi kelancaran arus data dalam jaringan tersebut.

Repeater tidak memiliki kemampuan untuk meneruskan data ke computer lain yang berada dalam broadcast domain atau network ID yang lain, oleh sebab itu IP Address yang diberikan pada computer yang berada dalam LAN yang sama biasanya memiliki network yang sama pula.

7. Brouter

Adalah yang menggabungkan teknologi bridge dan router. Bahkan secara tidak tepat seringkali disebut sebagai router multiprotokol. Walau pada kenyataannya ia lebih rumit dari pada apa yang disebut router multiprotokol yang sebenarnya.


8. Konektor UTP (RJ-45)

Untuk menghubungkan kabel UTP diperlukan konektor RJ-45 atau sejenis jack yang bentuknya mirip dengan jack kabel telepon (RJ-11) namun memiliki lebih banyak pin. Konektor tersebut dipasang di kedua ujung kabel dengan peralatan tang khusus UTP, yang bernama tang crimping (crimping tool). Namun jika belum bisa memasangnya, Anda dapat meminta sekaligus memasangkan pada saat membeli kabel UTP.


9. Kabel UTP

Ada beberapa jenis kabel yang digunakan dalam jaringan network, (seperti kabel UTP, STP, Coaxial, dll) namun yang paling banyak dipakai pada private network/Local Area Network saat ini adalah kabel UTP.






10. Cluster Control Unit

 Cluster Control Unit
Cluster Control Unit membangun hubungan antara terminal yang dikendalikannya dengan perlatan-peralatan dan jaringan. Alat ini memungkinkan beberapa terminal berbagi satu printer atau mengakses beberapa komputer melalui jaringan yang bebeda. Cluster Control Unit dapat pula mengerjakan pemeriksaan kesalahan dan pengubahan kode.

11. Multiplexer

Optical Fiber Multiplexer
Saat beberapa terminal harus berbagi satu saluran pada saat yang sama, multiplexer dapat ditambahkan pada tiap ujung. Multiplexer adalah suatu alat yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan bebrpa pesan secara serentak. Penambahan multiplexer berdampak seperti mengubah jalan satu jalur menjadi jalur bebas hambatan dengan beberapa jalur.

Pengaturan nomor port dan protokol yang mengirim data pada modul sofware yang benar didalam host.

12. Front-end Processor

Front-end Processor menangani lalulintas Jaringan komputer yang masuk dan keluar dari host komputer. Kedua komputer tersebut dapat merupakan jenis apapun, tetapi configurasi yang umum terdiri dari sejenis komputer mini khusus yang berfungsi sebagai front-end processor dan sebuah mainframe yang menjadi host.

Front-end Processor berfungsi sebagai unit input dari host dengan mengumpuklkan pesan-pesan yang masuk dan menyiapkan data bagi host. Front-end Processor juga berfungsi sebagai unit output dari host dengan menerima pesan-pesan untuk transmisi ke terminal.

Walau kecepatan transmisi antara saluran dan front end Processor relatif lambat ( dalam banyak kasus bit-bit ditransmisikan secara serial ) kecepatan tarnsmisi front-end processor dengan host dapat berlangsung secara cepat ( beberapa bit ditransmisikan secara paralel).

Sebagian front-end processor melakukan message switching dengan mengatur rute (routing) pesan dari suatu terminal ke yang lain tanpa melibatkan host. Jika karena suatu hal terminal penerima tidak dapat menerima pesan (mungkin sedangan digunakan atau rusak) front-end processor dapat menyimpan pesan tersebut dalam penyimpanan sekunder dan mengirimkannya nanti. Kemampuan ini disebut simpan dan teruskan (store and forward).

13. Server / Host
 Server Room
Server atau server computer yaitu komputer yang bertugas menjadi pusat data dan melayani bagi komputer atau perangkat-perangkat yang terhubung dalam sebuah jaringan. Server bisa juga kita gambarkan sebagai induk dalam sebuah jaringan. Server mempunyai tugas mengatur dan mengelola berbagai resource atau sumberdaya yang terdapat dalam jaringan tersebut.

Sebenarnya setiap PC bertanggung jawab mengelola resourcenya dan membagikannya kepada PC yang lain. PC manapun yang memberikan resourcenya dianggap sebagai server, dan PC yang mengakses ke resource PC lain disebut client. Dan inilah yang dimaksud jaringan peer-to-peer.

Juga dalam server terdapat istilah Dedicated server, apakah artinya? Dedicated server adalah komputer yang dibuat dan disediakan khusus untuk menjadi server. Komputer ini biasanya hanya digunakan sebagai pengatur berbagai sumberdaya yang terdapat di dalam jaringan. Karena mempunyai tugas yang berat, maka Dedicated Server biasanya juga didesain agar mampu menjalankan pekerjaan-pekerjaan tersebut. Karena itulah dedicated server ini biasanya mempunyai sumberdaya yang lebih banyak jika dibandingkan dengan PC client.

Host/Server mengerjakan pemrosesan data untuk jaringan. Pesan-pesan yang masuk ditangani dengan cara yang sama dengan data yang di terima dari unit unit jenis apapun. Setelah pemrosesan pesan dapat ditransmisikan kembali ke front-end processor untuk routing.

14. Gateway

Gateway dilengkapi dengan lapisan 6 atau 7 yang mendukung susunan protokol OSI. Ia adalah metode penyambungan jaringan ke jaringan dan jaringan ke host yang paling canggih. Gateway dapat digunakan untuk menghubungkan jaringan yang mempunyai arsitektur berbeda misalnya PC berdasarkan Novell dengan jaringan SNA atau Ethernet

15. Modem

 ADSL Modem

Satu-satunya saat modem tidak diperlukan adalah saat telephone tombol digunakan sebagai terminal. Semua saluran jaringan komputer lain memerlukan modem pada tiap ujungnya. Modem dirancang untuk beroperasi pada kecepatan tertentu biasanya 300, 1200, 2400, 4800 atau 96000 bit per detik (bps) dan seterusnya kecepatan modem menentukan kecepatan transmisi data.

ADSL adalah type modem untuk penggunaan access internet kecepatan tinggi. Umumnya modem ADSL merupakan integrasi dari modem, firewall dan ethernet switch serta router dan mungkin juga dengan transceiver. Modem ADSL bekerja pada frekuensi yang berbeda dengan frekuensi yang digunakan dalam percakapan telephone sehingga saluran telephone dapat digunakan untuk percakapan bersamaan dengan penggunaan transmisi data melalui modem ADSL.

16. Radio
Radio OMNI
Transmisi data juga dilakukan melalui frekuensi radio seperti yang digunakan pada jaringan perbankan, Travel, warnet. Peralatan ini masih dikuasai perusahaan penyedia layanan public (provider) seperti PT Lintas Artha, Indosat, Telkomsel. Fren. Untuk lingkup lebih kecil tersedia wireless untuk pembuatan jaringan lokal tanpa kabel. Misalnya dengan Modem ADSL yang dilengkapi dengan wireless router dapat digunakan untuk jaringngan lokal pada ruangan. Hanya saja kemampuan wireless tidak dapat atau terganggu oleh partisi terutama partisi beton. Sehingga tidak efektif digunakan untuk jaringgan lokal suatu perusahaan dimana client computer tersebar di dalam ruangan tertutup.

17. Access-Point
Fungsi Access Point ibaratnya sebagai Hub/Switch di jaringan lokal, yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel para client. Di access point inilah koneksi internet dari tempat anda dipancarkan atau dikirim melalui gelombang radio. Ukuran kekuatan sinyal juga mempengaruhi area coverage yang akan dijangkau, semakin tinggi kekuatan sinyal (ukurannya dalam satuan dBm atau mW) semakin luas jangkauannya.

Monday, September 13, 2010

Perbandingan IPv4 dan IPv6




IPv4
IPv6
Panjang
alamat 32 bit (4 bytes)
Panjang
alamat 128 bit (16 bytes)
Dikonfigurasi
secara manual atau DHCP IPv4
Tidak
harus dikonfigurasi secara manual, bisa menggunakan address autoconfiguration.
Dukungan
terhadap IPSec opsional
Dukungan
terhadap IPSec dibutuhkan
Fragmentasi
dilakukan oleh pengirim dan pada router, menurunkan kinerja router.
Fragmentasi
dilakukan hanya oleh pengirim.
Tidak
mensyaratkan ukuran paket pada link-layer dan harus bisa menyusun kembali
paket berukuran 576 byte.
Paket
link-layer harus mendukung ukuran paket 1280 byte dan harus bisa menyusun
kembali paket berukuran 1500 byte
Checksum
termasuk pada header.
Cheksum
tidak masuk dalam header.
Header
mengandung option.
Data
opsional dimasukkan seluruhnya ke dalam extensions
header
.
Menggunakan
ARP Request secara broadcast untuk menterjemahkan alamat IPv4 ke alamat
link-layer.
ARP
Request telah digantikan oleh Neighbor Solitcitation secara multicast.
Untuk
mengelola keanggotaan grup pada subnet lokal digunakan Internet Group
Management Protocol (IGMP).
IGMP
telah digantikan fungsinya oleh Multicast Listener Discovery (MLD).


sumber : http://belajaripv6.wordpress.com/

Sunday, September 12, 2010

Alamat IPv6


Alamat IP versi 6 (sering disebut sebagai alamat IPv6) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 6. Panjang totalnya adalah 128-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 2128=3,4 x 1038 host komputer di seluruh dunia. Contoh alamat IP versi 6 adalah 21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A.

Berbeda dengan IPv4 yang hanya memiliki panjang 32-bit (jumlah total alamat yang dapat dicapainya mencapai 4,294,967,296 alamat), alamat IPv6 memiliki panjang 128-bit. IPv4, meskipun total alamatnya mencapai 4 miliar, pada kenyataannya tidak sampai 4 miliar alamat, karena ada beberapa limitasi, sehingga implementasinya saat ini hanya mencapai beberapa ratus juta saja. IPv6, yang memiliki panjang 128-bit, memiliki total alamat yang mungkin hingga  2128=3,4 x 1038 alamat. Total alamat yang sangat besar ini bertujuan untuk menyediakan ruang alamat yang tidak akan habis (hingga beberapa masa ke depan), dan membentuk infrastruktur routing yang disusun secara hierarkis, sehingga mengurangi kompleksitas proses routing dan tabel routing.

Sama seperti halnya IPv4, IPv6 juga mengizinkan adanya DHCP Server sebagai pengatur alamat otomatis. Jika dalam IPv4 terdapat dynamic address dan static address, maka dalam IPv6, konfigurasi alamat dengan menggunakan DHCP Server dinamakan dengan stateful address configuration, sementara jika konfigurasi alamat IPv6 tanpa DHCP Server dinamakan dengan stateless address configuration.
Seperti halnya IPv4 yang menggunakan bit-bit pada tingkat tinggi (high-order bit) sebagai alamat jaringan sementara bit-bit pada tingkat rendah (low-order bit) sebagai alamat host, dalam IPv6 juga terjadi hal serupa. Dalam IPv6, bit-bit pada tingkat tinggi akan digunakan sebagai tanda pengenal jenis alamat IPv6, yang disebut dengan Format Prefix (FP). Dalam IPv6, tidak ada subnet mask, yang ada hanyalah Format Prefix.
Pengalamatan IPv6 didefinisikan dalam RFC 2373.

Format Alamat

Dalam IPv6, alamat 128-bit akan dibagi ke dalam 8 blok berukuran 16-bit, yang dapat dikonversikan ke dalam bilangan heksadesimal berukuran 4-digit. Setiap blok bilangan heksadesimal tersebut akan dipisahkan dengan tanda titik dua (:). Karenanya, format notasi yang digunakan oleh IPv6 juga sering disebut dengan colon-hexadecimal format, berbeda dengan IPv4 yang menggunakan dotted-decimal format.
Berikut ini adalah contoh alamat IPv6 dalam bentuk bilangan biner:

0010000111011010000000001101001100000000000000000010111100111011000000101010101000000000
1111111111111110001010001001110001011010

Untuk menerjemahkannya ke dalam bentuk notasi colon-hexadecimal format, angka-angka biner di atas harus dibagi ke dalam 8 buah blok berukuran 16-bit:

0010000111011010 0000000011010011 0000000000000000 0010111100111011 0000001010101010
0000000011111111 1111111000101000 1001110001011010

Lalu, setiap blok berukuran 16-bit tersebut harus dikonversikan ke dalam bilangan heksadesimal dan setiap bilangan heksadesimal tersebut dipisahkan dengan menggunakan tanda titik dua. Hasil konversinya adalah sebagai berikut:
21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A

Penyederhanaan bentuk alamat

Alamat di atas juga dapat disederhanakan lagi dengan membuang angka 0 pada awal setiap blok yang berukuran 16-bit di atas, dengan menyisakan satu digit terakhir. Dengan membuang angka 0, alamat di atas disederhanakan menjadi:
21DA:D3:0:2F3B:2AA:FF:FE28:9C5A
Konvensi pengalamatan IPv6 juga mengizinkan penyederhanaan alamat lebih jauh lagi, yakni dengan membuang banyak karakter 0, pada sebuah alamat yang banyak angka 0-nya. Jika sebuah alamat IPv6 yang direpresentasikan dalam notasi colon-hexadecimal format mengandung beberapa blok 16-bit dengan angka 0, maka alamat tersebut dapat disederhanakan dengan menggunakan tanda dua buah titik dua (:). Untuk menghindari kebingungan, penyederhanaan alamat IPv6 dengan cara ini sebaiknya hanya digunakan sekali saja di dalam satu alamat, karena kemungkinan nantinya pengguna tidak dapat menentukan berapa banyak bit 0 yang direpresentasikan oleh setiap tanda dua titik dua (:) yang terdapat dalam alamat tersebut. Tabel berikut mengilustrasikan cara penggunaan hal ini.

Alamat asli
  Alamat asli yang disederhanakan  
Alamat setelah dikompres
FE80:0000:0000:0000:02AA:00FF
:FE9A:4CA2
 FE80:0:0:0:2AA:FF:FE9A:4CA2
FE80::2AA:FF:FE9A:4CA2
FF02:0000:0000:0000:0000:0000
:0000:0002
 FF02:0:0:0:0:0:0:2
FF02::2

Untuk menentukan berapa banyak bit bernilai 0 yang dibuang (dan digantikan dengan tanda dua titik dua) dalam sebuah alamat IPv6, dapat dilakukan dengan menghitung berapa banyak blok yang tersedia dalam alamat tersebut, yang kemudian dikurangkan dengan angka 8, dan angka tersebut dikalikan dengan 16. Sebagai contoh, alamat FF02::2 hanya mengandung dua blok alamat (blok FF02 dan blok 2). Maka, jumlah bit yang dibuang adalah (8-2) x 16 = 96 buah bit.

Format Prefix

Dalam IPv4, sebuah alamat dalam notasi dotted-decimal format dapat direpresentasikan dengan menggunakan angka prefiks yang merujuk kepada subnet mask. IPv6 juga memiliki angka prefiks, tapi tidak digunakan untuk merujuk kepada subnet mask, karena memang IPv6 tidak mendukung subnet mask.

Prefiks adalah sebuah bagian dari alamat IP, di mana bit-bit memiliki nilai-nilai yang tetap atau bit-bit tersebut merupakan bagian dari sebuah rute atau subnet identifier. Prefiks dalam IPv6 direpesentasikan dengan cara yang sama seperti halnya prefiks alamat IPv4, yaitu [alamat]/[angka panjang prefiks]. Panjang prefiks menentukan jumlah bit terbesar paling kiri yang membuat prefiks subnet. Sebagai contoh, prefiks sebuah alamat IPv6 dapat direpresentasikan sebagai berikut:
3FFE:2900:D005:F28B::/64
Pada contoh di atas, 64 bit pertama dari alamat tersebut dianggap sebagai prefiks alamat, sementara 64 bit sisanya dianggap sebagai interface ID.

Jenis-jenis Alamat IPv6

IPv6 mendukung beberapa jenis format prefix, yakni sebagai berikut:
  • Alamat Unicast, yang menyediakan komunikasi secara point-to-point, secara langsung antara dua host dalam sebuah jaringan.
  • Alamat Multicast, yang menyediakan metode untuk mengirimkan sebuah paket data ke banyak host yang berada dalam group yang sama. Alamat ini digunakan dalam komunikasi one-to-many.
  • Alamat Anycast, yang menyediakan metode penyampaian paket data kepada anggota terdekat dari sebuah group. Alamat ini digunakan dalam komunikasi one-to-one-of-many. Alamat ini juga digunakan hanya sebagai alamat tujuan (destination address) dan diberikan hanya kepada router, bukan kepada host-host biasa.
Jika dilihat dari cakupan alamatnya, alamat unicast dan anycast terbagi menjadi alamat-alamat berikut:
  • Link-Local, merupakan sebuah jenis alamat yang mengizinkan sebuah komputer agar dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya dalam satu subnet.
  • Site-Local, merupakan sebuah jenis alamat yang mengizinkan sebuah komputer agar dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya dalam sebuah intranet.
  • Global Address, merupakan sebuah jenis alamat yang mengizinkan sebuah komputer agar dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya dalam Internet berbasis IPv6.
Sementara itu, cakupan alamat multicast dimasukkan ke dalam struktur alamat.